Connect with us

TechnoBusiness News

BAIA 2022 Greenovator Berhadiah Utama Rp3 Miliar Masih Dibuka

PT Bukit Asam menggelar BAIA 2022 Greenovator dengan hadiah miliaran rupiah demi turut menurunkan emisi karbon global.

Published

on

Kegiatan sosialisasi program BAIA 2022 Greenovator agar diikuti oleh lebih banyak peserta.

Jakarta, TechnoBusiness IDPT Bukit Asam Tbk. (IDX: PTBA), badan usaha milik negara (BUMN) di bawah Holding BUMN Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID), masih membuka kesempatan kepada periset dan inovator untuk turut serta dalam BAIA 2022 Greenovator.

Baca Juga: Ikuti Bukit Asam Innovation Awards 2022 Berhadiah Rp3 Miliar

Bukit Asam menawarkan total hadiah utama hingga Rp3 miliar untuk 10 pemenang BAIA (Bukit Asam Innovation Awards) 2022 yang karyanya dinilai sebagai yang terbaik dari dua kategori kompetisi, yakni Carbon Capture, Utilization, & Storage (CCUS) dan Carbon Reduction.

Juara pertama pada kategori CCUS berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp1 miliar apabila inovasi yang didaftarkan memiliki Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) 7-9 atau Rp500 juta dengan TKT 4-6. Pada kategori Carbon Reduction, juara pertama berhak atas hadiah Rp150 juta.

Advertisement

Kompetisi untuk para periset dan inovator BAIA 2022 Greenovator dibuka hingga 31 Agustus.

Menurut Ketua Panitia BAIA 2022 Greenovator Iko Gusman, tidak hanya mendapatkan hadiah berupa uang, para pemenang juga akan diapresiasi dengan pendaftaran Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan pengaplikasian ide-ide inovatif mereka sebagai bagian dari upaya menurunkan emisi global.

“Kami masih membuka kesempatan seluas-luasnya kepada para inovator dalam negeri yang berkiprah di bidang teknologi dekarbonisasi untuk mendaftar ke kompetisi BAIA 2022 hingga 31 Agustus,” ungkapnya.

Baca Juga: 4 Pemenang Program Metavolution with Spark AR Diumumkan

Keikutsertakan para inovator itu sekaligus turut serta membantu mewujudkan komitmen pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20 dalam mendukung transisi energi hijau demi menanggulangi isu perubahan iklim.●

—Purjono Agus Suhendro, TechnoBusiness ID ● Foto: PT BA

Advertisement